Islam-Today.Net

Islam today! Kumpulan artikel Islam


 
Main Menu
Home
DAFTAR ISI
Artikel Islami
Ask Islam
Seputar Islam
Alquran
Nabi Muhammad
JIHAD
MASALAH AGAMA
IBADAH Islam
HAKIKAT DOA
Hakikat DOSA
SHALAT
Puasa Ramadhan
LINKS
Menu Lain
DOWNLOAD
Submit Link
BUKU TAMU
Forum Diskusi
Contact Us
Search


ShoutMix chat widget

Enter your email address:

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

" name="url"/>

Delivered by FeedBurner

YouCMSAndBlog Module Generator Wizard Plugin

Home arrow HAKIKAT DOA arrow Dua Aspek Doa
Dua Aspek Doa PDF Print E-mail
Al-Quran menerangkan dua aspek  doa: Satu sisi Allah ingin supaya kehendak-Nya yang diikuti,  dan  aspek kedua  Allah memenuhi keinginan hamba-hamba-Nya. Di dalam ayat- walanabluwannakum bisyai'in minal khoufi...- Allah menyatakan hak-Nya. Yakni Allah berfirman: Kami pasti akan mencoba kamu dengan ketakutan dan kelaparan. Kalimat ini menyatakan  hak Allah bahwa Allah ingin menyuruh manusia menerima keinginan-Nya. Dan penekanan ungkapan  yang Dia zahirkan dengan nun ta’kid, dari itu  kehendak Allah  adalah  bahwa kami akan menzahirkan  (qadha mubram) - ketentuan yang tidak bisa terelakkan. Maka obatnya ialah - innalillahi wainna ilaihi rooji'un- Sesungguhnya kita ini milik Tuhan dan kepada-Nya-lah kita kembali (Al-Baqarah: 57). Jadi manakala Allah ingin menyuruh supaya mengikuti kehendaknya. Maka inilah obatnya kemudian ridha pada kehendak-Nya.

Dan kemudian hal yang kedua adalah  gejolak gelombang  anugerah dan karunia Ilahi yang dizahirkan dalam ayat mintalah Saya akan menjawab doa-doamu (Al-Mu’min: 51).

Jadi dari dua ayat Alquran tadi ada dua hal yang dapat kita simpulkan mengenai asas doa ini. Satu adalah Allah ingin supaya kehendak-Nya yang  dituruti. dan yang kedua  adalah terkadang Allah menciptakan gejolak  di dalam diri  hamba-hamba-Nya dan Dia berfirman, mintalah Saya akan menjawab doa-doa kalian.

Jadi orang-orang mu’min hendaknya mengetahui sepenuhnya akan kedua tempat itu. Para sufi mengatakan bahwa seorang kelana pencari Tuhan/sufi tidak  sempurna selama  tidak meraih bagaimana pengenalan peluang, bahkan dikatakan bahwa  sufi tidak berdoa selama  tidak mengenal/memahami waktu”. Pendeknya hendaknya kita harus mengenal akan pembagian doa itu  bahwa terkadang Allah ingin supaya hamba-Nya menuruti keinginan-Nya dan kadang Dia mengabulkan doa-Nya. Perkara  ini seolah-olah merupakan perkara  persahabatan. Seberapa tingkat pengabulan doa nabi kita yang sedemikian agungnya,  berhadapan dengan itu juga  keridhaan dan penyerahan diri beliau    berada pada kedudukan derajat  yang tinggi, dimana Allah mengabulkan doa-doa beliau dan   merupakan pemandangan pengabulan doa yang luar biasa. Terkadang terjadi juga dimana beliau mengaalmi penderitaan  dan  kesusahan.Tetapi beliau menahan itu dengan sabar  dan dengan senang hati beliau menerimanya.

Mereka yang datang kepada orang-orang sufi dan para arifbillah   kebanyakan dari mereka datang dengan niat untuk menguji. Mereka tidak mengenal akan hakekat doa”. Mereka pada dasarnya ingin menguji mereka.Mereka tidak mengenal akan hakekat doa”. Sebagaimana seorang menulis bahwa  kini kenapa kalian  tidak melakukan. “ Karena itu tidak sepenuhnya bermanfaat. Orang-orang yang bijak mengambil manfaat dari itu…..Orang-orang yang luput dari mamfaat doa-doa,  mereka  merupakan orang-orang yang  tertipu sehingga   mereka tidak mengenal akan pembagian doa. (Malfuzhat jilid 2:167-168)

Yakni mereka tidak mengenal akan hal itu  bahwa Allah menerima  keinginan hamba-Nya dan kadang tidak menerima. Apabila tidak menerima  maka untuk hamba-Nya  Dia akan menciptakan sarana yang lain. Tertera dalam sebuah riwayat  bahwa Hadhrat Ibni Umar meriwayatkan bahwa  diantara kalian barangsiapa yang baginya  pintu doa dibukakan maka seolah-olah pintu rahmat dibukakan baginya. Dan barang-barang  apa yang diminta  kepada Allah dari itu yang paling disukai  adalah afiat /kesehatan diminta pada-Nya.  Rasulullah saw bersabda,” Doa memberikan manfaat dibandingkan dengan ujian yang telah datang   dan  dengan yang kini belum datang. Hai hamba Allah !wajib bagimu untuk memanjatkan doa”. (Sunan Tirmidzi kitabuddakwat)

Kemudian Rasulullah saw bersabda dalam riwayat lain bahwa tidak ada sesuatu yang dapat memanjangkan umur selain kebaikan, dan selain doa tidak ada yang dapat menunda takdir Ilahi dan sesungguhnya manusia dimahrumkan dari rezeki akibat kesalahan-kesalahan yang dia telah perbuat. Sunan Ibni Majah  muqaddimah bab fil qadr

Tertera dalam sebuah riwayat bahwa beliau bersabda : Tidak ada sesuatu yang lebih layak dihormati pada pandangan Allah  lebih dari doa.(Turmudzi Abwabuddakwat bab majaafi fadhliddu’a)

Jadi, apabila dengan murni kita tunduk dihadapan Tuhan sebagaimana Allah berfirman,” Saya pasti akan mendengar seruan, tetapi dengan syarat  bahwa hamba Saya   mengamalkan  firman-firman Saya”. Jadi, kalau kita senantiasa melakukan introspeksi   maka akan dapat diketahui bahwa berapa hukum -hukum Allah yang kita amalkan.  Maka dengan sedirinya sejalan  dengan introspeksi itu  keluhan  akan tidak terkabulnya doa itu akan menjadi jauh dengan sendirinya. Jadi pada pandangan Allah orang berdoa layak mendapat penghormatan karena mereka dengan tulus  tunduk dihadapan-Nya dan  hadir dihadapan-Nya,dia mengadu pada-Nya, di dalam diri mereka tidak ada sikap pamer. Dialah  pemilik kemuliaan   yang melakukan sesuatu demi untuk keredhaan-Nya dan ini  dapat berjalan dengan diam-diam  dan dengan terang-terangan  juga. Semoga kita selalu menjadi pendoa yang arif.


Dikutip Dari khutbah Jumah Mirza Masroor Ahmad tanggal 26-11-2004
Comments
Add New Search RSS
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch::(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s:!::?::idea::arrow:
 

3.20 Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

 
Next >
Apakah Islam itu? Islam adalah api yang menyala,yang membakar kehidupan rendah kita dan menghapuskan berhala-berhala palsu kita,lalu mempersembahkan pengorbanan jiwa kita, harta kita dan kehormatan kita dihadapan Sang Sembahan Yang Maha Benar dan Maha Suci.
ALQURAN Digital
Alquran Diqital
Who's Online
ask islam
jihad islam
The Persecution of Ahmadiyya Muslim
muslim television
Latest Comments

Powered by Mambo and template designed by Lavinia  Template Valid w3c XHTML 1.0